Fiqih Dakwah Hadis Aisyah "Laula Anna Qawmaki ḥadītsu ‘ahdin bi kufr”: Kajian Implementasi Dalam Konteks Historis Dan Kontemporer
Kajian Implementasi dalam Konteks Historis dan Kontemporer
Penulis
Isnain La Harisi
Deni Irawan
Abdul Majid
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman fiqih dakwah berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra>d}iyalla>hu ‘Anha, yang berbicara tentang keputusan Nabi Muhammad S}allalla>hu ‘alaihi wa sallam terkait Ka'bah. Hadis tersebut menyebutkan bahwa Nabi Shallallahu alaihi wasalam, meskipun ingin melakukan renovasi Ka'bah, menunda niatnya karena masyarakat Mekkah saat itu masih baru dalam Islam. Melalui pendekatan ini, Nabi S}allalla>hu ‘alaihi wa sallam menunjukkan kebijaksanaan dalam berdakwah, dengan memperhitungkan kondisi sosial dan psikologis masyarakat yang baru saja keluar dari periode jahiliah. Studi ini juga menggarisbawahi relevansi dari prinsip-prinsip fiqih dakwah yang dapat diterapkan dalam konteks modern. Dalam dakwah kontemporer, penting untuk mempertimbangkan latar belakang budaya dan sosial masyarakat, terutama dalam masyarakat pluralistik. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengeksplorasi pentingnya kebijaksanaan dalam berdakwah, tetapi juga menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diimplementasikan secara efektif dalam lingkungan modern. Hasil penelitian ini menekankan bahwa dakwah yang dilakukan dengan penuh hikmah dan pertimbangan akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat. Prinsip hikmah ini menjadi dasar bagi keberhasilan dakwah, baik pada masa Nabi Shollallahu alaihi wasallam maupun dalam dakwah masa kini.
Kata Kunci: Fiqih Dakwah, dai, Ka'bah, Hikmah, kufr, Jahiliah.
Al-ʿAsqalānī, I. H. (2005). Fatḥ al-Bārī sharḥ Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (Vol. 1). Dār al-Ṭayyibah.
Al-Bājī, A. W. (1332 H). Al-Muntaqā sharḥ al-Muwaṭṭaʾ (Vol. 2). Al-Saʿādah.
Al-Bukhārī, M. (1311 H). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (2nd ed.). Thawq al-Najāḥ.
Al-Jawziyyah, I. Q. (2019). Iʿlām al-muwaqqiʿīn ʿan rabb al-ʿālamīn (Vol. 3). Dār Ibn Ḥazm.
Al-Jawzī, A. F. (1997). Kashf al-mushkil min ḥadīth al-Ṣaḥīḥayn (Vol. 4). Dār al-Waṭan.
Al-Jizānī, M. (1428 H). Iʿmāl qāʿidat sadd al-dharāʾiʿ fī al-bidʿah. Dār al-Minhāj.
Al-Nawawī, M. (1392 H). Al-Minhāj sharḥ Ṣaḥīḥ Muslim (Vol. 9). Dār Iḥyāʾ al-Turāth.
Al-Rāfiʿī, A. (2007). Sharḥ Musnad al-Shāfiʿī (Vol. 2). Wizārat al-Awqāf.
Al-Shāṭibī, I. (2017). Al-Muwāfaqāt (Vol. 5). Manšūrāt al-Bashīr.
Al-ʿUrūr, A. (2005). Manhaj al-daʿwah al-muʿāṣirah fī ḍawʾ al-kitāb wa al-sunnah. Jāʾizat Nāyif ibn ʿAbd al-ʿAzīz.
Barizi, M. M. (2018). Reading the Qur’an from the contemporary approach of maqāṣid al-sharīʿah: A case study of non-Muslim leadership in Indonesia. Ulumuna, 22(1), 112–132. https://doi.org/10.20414/ujis.v22i1.290.
Bin Don, A. G., Puteh, A., & Mokhtar, A. I. (2022). Daʿwah maqāṣid al-sharīʿah in nurturing community well-being: Dakwah maqasid al-shari’ah dalam memupuk kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pengajian Islam, 15(1), 249–258.
Budiantoro, W., & Saputri, K. D. (2021). Pengembangan dakwah multikultural di era digital. ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 2(1), 13–22.
Çakmak, A. (2025). The rebuilding of the Kaʿba during the period of Sulṭān Murād IV in the context of the ʿulamāʾ-umarāʾ discussions. Religions, 16(7), 915. https://doi.org/10.3390/rel16070915.
Fasa, M. I. (2017). Reformasi pemahaman teori maqāṣid al-sharīʿah: Analisis pendekatan sistem Jasser Auda. Jurnal Ilmiah Doktor Ekonomi Islam.
Fatima, S., & Saʿī, M. (2025). Strategi komunikasi dengan pendekatan audience-centered dalam meningkatkan efektivitas pesan pada sharing session Bingkis Ramadhan di Pamekasan, Madura. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1215–1228.
Harmonis, H. (2015). Konsep komunikasi Rasulullah Muḥammad. Jurnal Ilmiah, 15(2).
Hendra, T. (2019). Dinamika dakwah dalam perspektif komunikasi. Jurnal Ilmiah, 13.
Hipni, M. (2019). The study of maqāṣid al-sharīʿah toward Madurese traditional inheritance by using system approach. Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 14(1), 50. https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v14i1.2159.
Idrus, A. M. (2021). Kebijakan pemimpin negara dalam perspektif kaidah fikih: Taṣarruf al-imām manūṭun bi al-maṣlaḥah. Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 1(1), 123. https://doi.org/10.24252/ad.v1i1.26278.
Ilma, Z. (2022). Kajian āyāt min al-ẓulumāt ilā al-nūr. Universitas Islam Negeri Al-Raniry.
Irhamdi, M. (2019). Keberagaman madʿū sebagai objek kajian manajemen dakwah: Analisis dalam menentukan metode, strategi, dan efek dakwah. Jurnal Ilmiah, 5(1).
Khadijah. (2018). Paradigma metodologi dakwah dan perubahan sosial pada majelis taklim. Al-Idarah: Jurnal Manajemen dan Administrasi Islam, 2(1), 39. https://doi.org/10.22373/al-idarah.v2i1.3388.
Mannan, A. (2018). Transformasi nilai-nilai tauḥīd dalam perkembangan sains dan teknologi. Jurnal Ilmiah, 2.
Marfuʿah, U. (2018). Strategi komunikasi dakwah berbasis multikultural. Islamic Communication Journal, 2(2), 147. https://doi.org/10.21580/icj.2017.2.2.2166.
Maulida, S., Latavia, Z., Maharani, S., & Rasya, A. (2025). Dinamika tujuan dan prinsip-prinsip ilmu dakwah dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Dakwah, 9(1). https://ojs.co.id/1/index.php/jpd/.
Muhammad Khoirul, A. (2023). Persatuan umat antara keniscayaan dan kemustahilan: Kajian tafsir maudhuʿi ayat-ayat Al-Qur’an tentang persatuan. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf, 9(1), 42–65. https://doi.org/10.53429/spiritualis.v9i1.568
Muslim, A. H. (1998). Ṣaḥīḥ Muslim (Vol. 4). Dār Iḥyāʾ al-Turāth.
Mustapha, N. A., Sham, F., Mokhtar, A. I., Abdullah, I. N., Don, A. G., Ismail, Z., Ahmad, W. I. W., Hamjah, S. H., Rasit, M., Khafidz, H. A., Ashaari, M. F., Mokhtar, S., Thia, K., Ramlie, H. A., Mohamed, Y., & Muhamat, R. (2019). Kepentingan aspek pengetahuan dan kemahiran dalam dakwah terhadap masyarakat Orang Asli. Jurnal Ilmiah, 2.
Musthofa. (2023). Ethics of proceedings in the family according to the Islamic perspective: Etika dakwah dalam keluarga menurut perspektif Islam. Al-Risalah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 14(1), 1–20. https://doi.org/10.34005/alrisalah.v13i1.2302.
Pimay, A., & Savitri, F. M. (2021). Dinamika dakwah Islam di era modern. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(1), 43–55. https://doi.org/10.21580/jid.v41.1.7847.
Rubawati, E. D. (2024). Strategi dakwah berdasarkan kesiapan mental dan spiritual madʿū. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4).
Saleh, F. (2012). Menata fiqih dakwah dalam penyuluhan. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11(2).
Suhaili, A. (2025). Integrasi maqāṣid al-sharīʿah dalam praktik peradilan agama di Indonesia: Studi alternatif penyelesaian sengketa keluarga. Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga, 6(1), 29–42.
Taymiyyah, I. (2004). Majmūʿ al-fatāwā (Vol. 22). Wizārat Shuʾūn al-Islāmiyyah.
Wajidi Sayadi, H. (n.d.). Metode maqāṣid al-ḥadīth: Membangun paham-sikap inklusif dan moderat dalam beragama.
Zaprulkhan. (2018). Maqāṣid al-sharīʿah in the contemporary Islamic legal discourse: Perspective of Jasser Auda. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 26(2), 445. https://doi.org/10.21580/ws.26.2.3231.
Bilah sisi Artikel
Hak Cipta (c) 2025 Isnain La Harisi, Deni Irawan, Abdul Majid

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.