TAQNIN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA: ANTARA FIKIH KLASIK DAN LEGISLASI MODERN
Penulis
Alexsander Bahar
Ariangga Ramadhansyah
Fabiel Ahmad
Penelitian ini mengkaji kodifikasi (taqnīn) hukum keluarga Islam di Indonesia yang berada di persimpangan antara fikih klasik dan legislasi modern. Titik tolak penelitian adalah kenyataan bahwa pluralitas hukum di Indonesia — yang terbentuk dari keragaman etnis, budaya, dan mazhab fikih — kerap menimbulkan inkonsistensi putusan di pengadilan agama, sehingga diperlukan unifikasi hukum keluarga yang mampu mempertemukan prinsip-prinsip fikih Islam dengan nilai-nilai konstitusi negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan normatif-historis, melalui telaah literatur fikih klasik, analisis peraturan perundang-undangan, penelusuran sejarah penerapan hukum Islam di Indonesia, dan studi komparatif kodifikasi hukum keluarga di negara-negara Muslim. Hasil penelitian menunjukkan adanya tegangan dinamis antara rumusan fikih klasik dan tuntutan negara modern: fikih dari berbagai mazhab berfungsi sebagai sumber doktrin utama, namun proses kodifikasi tak terhindarkan melibatkan selektivitas, sintesis lintas mazhab, dan reinterpretasi kontekstual sesuai realitas sosial kontemporer. Kompilasi Hukum Islam (KHI) Tahun 1991 merupakan hasil paling signifikan dari negosiasi tersebut — bukan sekadar alih teks dari kitab kuning, melainkan instrumen hukum yang terrekonstruksi melalui ijtihad jama'i, otoritas negara, dan standar juridis modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa taqnīn hukum keluarga Islam di Indonesia paling tepat dipahami sebagai manifestasi siyasah syar'iyyah — upaya legislatif berbasis fikih yang tetap berakar pada tradisi hukum Islam klasik sekaligus merespons kebutuhan negara-bangsa yang modern dan pluralis.
Abdillah, J., Nurhayati, T., Najichah, N., Zohara, L., & Tholchah, M. (2024). Contribution model of al-Masʼūliyyah al-Jināʼiyyah in the formulation of criminal liability in Indonesia’s new criminal code. Al-Ahkam, 34(2), 367–392. https://doi.org/10.21580/ahkam.2024.34.2.22592.
Abdul Halim. (2000). Peradilan agama dalam politik hukum di Indonesia. Raja Grafindo Persada.
Abdullah, A. G. (1994). Peradilan agama pasca UU No. 7/1989 dan perkembangan studi hukum Islam di Indonesia. Mimbar Hukum, V(17).
Abdurrahman. (1992). Kompilasi hukum Islam. Akademika Pressindo.
Ali, M. D. (1997). Hukum Islam dan peradilan agama di Indonesia. Raja Grafindo Persada.
Al-Nawawī, A. Z. M. al-D. Y. ibn S. (1991). Rawḍat al-ṭālibīn wa-ʿumdat al-muftīn (Z. Al-Shawīsh, Ed.; 3rd ed.). Al-Maktab al-Islāmī.
Al-Qurtubi, A. A. M. bin A. (2010). Al-Jamiʼ li ahkam al-Qurʼan (Tafsir al-Qurtubi) (Vol. 1). Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Amir, N., Rahman, A., & Rahmatiah. (2024). Teori pemberlakuan hukum Islam di Indonesia. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(6). https://doi.org/10.5281/zenodo.11624050.
Asy-Syaddiqie, T. M. H. (1952). Pedoman rumah tangga. Pustaka Madju.
Bilalu, N., Jamal, R., Harun, N., & Subeitan, S. M. (2022). Compilation of Islamic law as judge’s consideration at a religious court in North Sulawesi, Indonesia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 6(2), 514–536. https://doi.org/10.22373/sjhk.v6i2.12441.
Efendi, J., & Ibrahim, J. (2018). Metode penelitian hukum: Normatif dan empiris. Prenadamedia Group.
Emzaed, A. M., Pelu, I. E. A. S., & Tokhirov, S. (2023). Islamic law legislation in Indonesia: Anomalies of the relationship between political configuration and zakat legal product during the reform era. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 17(1), 97–112. https://doi.org/10.24090/mnh.v17i1.7815.
Firnanda, M. N. A., Safitri, R. C., & Mufrida, N. H. (2024). Talfiq dan madzhab: Menelaah dinamika talfiq madzhab dalam kajian ushul fiqih. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1).
Hidayat, F. (2014). Dinamika perkembangan hukum keluarga di Indonesia. Jurnal An-Nisaʼa, 9(2).
Laili, N. F., & Bazikh, M. R. (2023). Metode reformasi hukum keluarga Islam di dunia Muslim perspektif Khoiruddin Nasution. Jurnal Restorasi Hukum, 6(1), 22–39. https://doi.org/10.14421/jrh.v6i1.3028.
Nasution, K. (2007). Hukum perdata (keluarga) Islam Indonesia. Tazzafa dan Accademica.
Nurjannah, Sultan, L., & Fatmawati. (2023). Teori-teori pemberlakuan hukum Islam di Indonesia. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(11). https://doi.org/10.5281/zenodo.10370694.
Rahayu, A. S. (2022). Ilmu sosial dan budaya dasar: Perspektif baru membangun kesadaran global melalui revolusi mental. Bumi Aksara.
Riadi, H. (2021). Sistem hukum keluarga Islam di Indonesia. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 2(1).
Ridlo, M. (2021). Sejarah perkembangan peradilan agama pada masa kesultanan dan penjajahan sampai kemerdekaan. Asy-Syariʼah: Jurnal Hukum Islam, 7(2). https://doi.org/10.36835/assyariah.v7i2.612.
Segara, B., Mahesa, A., Pratama, R. A., Ardinata, F., & Wismanto. (2024). Siyasah syariyah dan fiqih siyasah. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1). https://ejournal.lumbungpare.org/index.php/.
Sidqiah, H., Abdullah Pakarti, M. H., Farid, D., & Ulumuddin, H. (2025). Analisis sejarah perkembangan mazhab fiqh dan pengaruhnya terhadap hukum Islam kontemporer. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(2). https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i2.1243.
Sugiantari, A. A. P. W. (2015). Perkembangan hukum Indonesia dalam menciptakan unifikasi dan kodifikasi hukum. Jurnal Advokasi, 5(2).
Wibowo, A. (2007). Perkembangan eksistensi peradilan agama di Indonesia menuju ke peradilan satu atap. Al-Mawarid, XVII.
Zakyyah, Z., & Ridwansyah, M. (2024). Disparitas norma nafkah iddah dalam kompilasi hukum Islam: Perspektif mashlahah mursalah untuk kepastian hukum pascaperceraian. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syariʼah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 7(2), 718–737.
Bilah sisi Artikel
Hak Cipta (c) 2026 Alexsander Bahar, Ariangga Ramadhansyah, Fabiel Ahmad

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.