Pemberdayaan Kesehatan Berbasis Lingkungan: Pendampingan dan Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Authors

  • Nur Ali Yasin Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi
  • A'isah PAUD KB Al-Amin Segobang Banyuwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54214/efada.Vol2.Iss02.854

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga (TOGA), jamu tradisional, kearifan lokal, kesehatan mandiri, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Kegiatan pendampingan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Krajan Barat, Desa Segobang, dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan alternatif pengobatan yang alami, ekonomis, dan berbasis kearifan lokal, terutama pascapandemi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi serta pelatihan langsung kepada masyarakat dalam mengenal, menanam, dan memanfaatkan tanaman obat secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi empat tahap: persiapan, penyuluhan materi, pelatihan/praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga terkait TOGA, baik dari segi manfaat kesehatan maupun potensi nilai ekonomisnya. Tanaman-tanaman seperti jahe, kunyit, temulawak, dan kencur mulai dimanfaatkan sebagai obat alami serta penghias pekarangan rumah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian kesehatan keluarga serta pelestarian pengetahuan tradisional di tengah masyarakat.

Published

2025-11-30

Issue

Section

Articles