Isi Artikel Utama

Nur Cholis Agus Santoso

Pendidik atau pengajar dituntut untuk senantiasa meningkatkan keilmuan yang dimiliki, disamping keilmuan yang berkaitan dengan materi ajar, pendidik harus meningkatkan kemampuan atau keilmuannya berkaitan dengan cara atau metode bagaimana dia mengajar, peningkatan kemampuan metode mengajar bisa berasal dari pengalaman, namun hal ini tentunya memerlukan waktu yang tidak sebentar, selain itu peningkatan kemampuan mengajar juga bisa diperoleh dengan cara melihat praktek pengajaran yang dilakukan seseorang atau dengan membaca hasil-hasil penelitian mengenai metode-metode pembelajaran dan keefektifannya. Dalam penelitian ini, peneliti akan memaparkan tentang metode pembelajaran yang dilakukan oleh Shayikh Muhammad bin Shalih al ʿUthaimīn dalam materi al-balāghah. Penelitian ini merupakan studi buku; hal ini disebabkan asal dari buku Sharḥ durūs al-balāghah adalah pelajaran beliau yang direkam kemudian ditranskip. Dan dari penelitian yang dilakukan peneliti menemukan bahwa dalam proses pembelajaran balāghah beliau menggunakan metode berikut: Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab. Disamping itu beliau selalu melakukan evaluasi di setiap akhir sesi untuk mengetahui atau mengukur pemahaman murid, adapun tujuan pembelajaran beliau adalah memahamkan murid terhadap isi dari buku durūs al-Balāghah, sehingga di dalam menjelaskannya beliau tidak banyak keluar dari tema atau menyebutkan perbedaan-perbedaan pendapat yang ada.

Kata Kunci: Metode Al-Balāghah Metode pengajaran
Amīn ʿAly Jārimy wa Muṣṭafā, al-Balāghah al-Wāḍiḥah ( Mesir: Dār al-Maʿārif), 7591

Al-Jarjāniy, ʿAbdul Qāhir bin ʿAbdul Qādir. Asrās al-Balāghah fi ʿilmi al-Bayān Bayrūt: Dār al-kutub al-ʿIlmiyyah ), 1002

Al-Ḥusain, Walīd bin Aḥmad. Al-Jāmiʿ li hayāh al-ʿAllāmah Muḥammad bin Ṣāliḥ al-ʿUthaimīn (Al-Madīnah al-Nabawiyyah: Silsilah Aṣdārāh al- Ḥikmah)

Al-Dīn, Aurel baḥr. Mahārāh at-Tadrīs Naḥwa Iʿdād mudarris al-Lughah al-ʿArabyyah al-Kifʾ (Malang: Maliki Press- UIN), 1102

Al-Ziyāt, Ibrāhīm Muṣṭafa wa Aḥmad Ḥasan wa Ghairihima. Al-Muʿjam al-Waṣiṭ ( Istanbūl: al-Maktabah al-Islāmiyyah dūna dhikri sanah at-Ṭabaʿh)

Al-ʿUthaimīn, Muḥammad bin Ṣāliḥ. Fatḥ dhi al-Jalāl wa al-Ikrām bi Sharḥ Bulūghul Marām (ʿAnbarah: madār al-Waṭan),4002

_____________________________Sḥarh Salāsah as-Usūl, (Bairūt: Dār al- Kutub al-ʾIlmiyyah), 6002

_____________________________Sharḥ durūs al-Balāghah (Dār Īlāf al-Dauliyyah), 5002

ʿAṭā, Ibrāhīm Muḥammad. Al-Manāhij baina al-Aṣālah wa al-ʿMuʿāṣirah (Cairo: Maktabah al-Nahḍah al- Miṣriyyah), 3002

ʿŪnī, Hāmid. Al- Manhāj al- Wāḍiḥah lil Balāghah ( Cairo: Maktabah al- Jāmiʿah al- Zahrah)

Al-Mubārak, Māzin. Al-Mūjaz fi Tārīkh al-Balāghah ( Bairūt: Dār al-Fikr)

Al-Murāghiy, Aḥmad Muṣṭafā. `ʿUlūm al-Balāghah wa al-Bayān wa al-Mʿāniy wa al-Badīʿ ( Bairūt: Dār al-Kutub al-ʿAlamiyyah) 3991

Manẓūr, Muḥammad bin Mukarram. Lisānul ʿArab ( Bairūt: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah), 3002

Al-Wāiliy, Suʿād ʿAbdul Karīm. Ṭarāiku Tadrīs al-Adab wa al-Balāghah wa al-Taʿbīr baina at-Taṭbīq wa al- Tanẓīr (ʿUmān: Dār as-Sharq), 4002

Lawardi, Hamzah Abbas. Keutamaan dan Kewajiban Mempelajari Bahasa Arab, Tanpa menyebutkan kota : Nāṣir al-Sunnah, 2012

Sutikno, Pupuh Fathurrahman, Sobri. Strategi Belajar Mengajar Melalui Penanaman Konsep Umum dan Konsep Islam, Bandung: Refika Aditama, 2010